Dunia akan Penuh Makna jika Anggi Menulis untuk Kalian

Persamaan Tugas Akhir dengan Pacar

Skripsi atau tugas akhir atau istilah kerennya buat kuping saya disebut TA ternyata bisa dianalogikan sebagai pasangan hidup seseorang. Gimana ceritanya, mohon simak baik-baik tulisan saya ini.

Di saat seseorang tertarik dengan lawan jenisnya, maka dia akan menyatakan cinta kepada kecengannya. Sama aja dengan TA, kalo kita dengan suatu judul atau topik, kita dapat melakukan seminar TA. Yah, nembak itu bisa diterima atau ditolak. Begitu juga dengan hasil seminar, bisa lulus atau tidak lulus.

Kalau kecengan sudah menerima cinta, berlangsung lah proses pacaran itu. Dan dengan serius hubungan musti dijalin untuk sama-sama tau perasaan dan keinginan masing-masing. TA pun harus dikerjakan dengan serius, ini demi masa depan yang cerah. Ada kalanya juga hadir masa-masa untuk marahan, akhirnya TA pun terbengkalai.

Setelah dirasa hubungan perlu diteruskan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan pertimbangan yang matang seseorang bisa melakukan pernikahan. Akad dapat dilangsungkan dengan menghadirkan rukun nikah berupa calon pengantin, wali dari pihak perempuan, dua orang saksi, dan ijab qabul. Jika dirasa sudah siap untuk menjalin hubungan lebih serius dengan TA, segeralah mendaftar sidang ke KUA admin jurusan. Dalam sidang nanti akan ada orang yang akan sidang, pembimbing, penguji, presentasi beserta demo hasil TA, dan penonton (optional). Mas kawin kudu sempurna, yaitu berupa buku TA. Setelah sidang lulus, status akan berubah menjadi sarjana.

Dengan dilangsungkannya akad nikah, maka hubungan suami istri sudah resmi. Mau diadakan resepsi sebenarnya terserah. Namun resepsi biasanya dilakukan untuk mewujudkan rasa syukur sekaligus memberitahu kepada masyarakat bahwa telah terbentuk keluarga baru. Sama halnya dengan wisuda, kegiatan ini dianggap sebagai suatu bentuk seremonial untuk mengungkapkan kelulusan mahasiswa.

Rasa cinta dalam kehidupan berumah tangga harus dipupuk supaya terbentuk keluarga yang harmonis. Suami dan istri sama-sama saling melengkapi dalam kehidupan berumah tangga. Nah di sini nih letak perbedaannya dengan TA. Siapa sih yang mau betah hidup dengan TA? Bercerai dengannya merupakan suatu bentuk kegembiraan yang tak ternilai rasanya…😛

2 responses

  1. kyuhyunshigeaki

    eaaaa saking cinTA nya sm TA, sampe dibikin analoginya gini.. :3

    August 7, 2011 at 10:53

  2. tya

    haduh, kak anggi.. kmrn saya juga pgn cpt2 bercerai dgn Proyek Akhir. sudah tidak tahaan lagi, hehe

    August 15, 2011 at 21:01

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s