Dunia akan Penuh Makna jika Anggi Menulis untuk Kalian

…and he’s not a terrorist

Baru pertama kali nonton pilem India nih di bioskop.. Ini karena nungguin Valentine’s Day yang gak kunjung tayang di Bandung. Berawal dari ngeliat trailernya, langsung tertarik gitu.. Tanpa pikir panjang, langsung aja ngerencanain nonton. Bioskop yang muter My Name is Khan di Bandung cuma di XXI Ciwalk. Berikut adalah ulasan, review, sinopsis, resensi, atau apalah tentang film ini..

My Name is Khan Poster

Rizvan Khan adalah seorang muslim yang berasal dari India. Dia merupakan penderita sindrom asperger, yaitu suatu bentuk autisme yang membuat si penderita sulit berkomunikasi dengan orang lain. Penyakit ini berbeda berbeda dengan keterbelakangan mental karena penderitanya memiliki kecerdasan yang tinggi. Rizvan diajarkan oleh ibunya bahwa di dunia ini terdapat dua hal, yaitu baik dan buruk.

Saat dewasa, Rizvan pindah ke Amerika dan tinggal bersama adiknya yang sudah lebih dulu tinggal San Fransisco. Rizvan bekerja memperkenalkan produk kecantikan herbal ke salon-salon di sana. Pada akhirnya dia bertemu Mandira, seorang janda beranak satu yang beragama Hindu. Mereka pun akhirnya menikah dan hidup bertiga di Banville. Mandira dan anaknya kemudian memakai nama Khan untuk nama keluarga mereka.

Kehidupan mereka berubah setelah kejadian 11 September. Umat muslim di Amerika mendapat perlakuan yang tidak adil, mereka dikucilkan, dimusuhi, bahkan sampai dibunuh sekalipun. Hal ini terjadi juga terjadi pada Sameer, anak Mandira. Sam terbunuh oleh teman-temannya sendiri. Mandira merasa menyesal telah menikahi sorang muslim dan memakai nama Khan. Mandira mengusir Rizvan dan memperbolehkan kembali setelah Rizvan bertemu presiden Amerika dan mengucapkan, “My name is Khan and I’m not a terrorist.”

Banyak kejadian yang dialami Rizvan dalam perjalanan lintas negara bagian guna bertemu presiden Bush. Mulai dari ditolong oleh Mama Jenny di Georgia. Di sana terdapat adegan penghormatan terhadap suami Mama Jenny yang meninggal saat perang dan sekaligus penghormatan bagi Sameer, pada saat itu mereka menyanyikan lagu We shall Overcome/Hum Honge Kaamyab. Kemudian Rizvan meneruskan perjalanan dan bertemu seorang muslim di masjid di Los Angeles yang memberikan doktrin jihad yang tidak benar. Dan pada akhirnya Rizvan saat berada di keramaian orang yang hendak bertemu presiden,ย dia disangka teroris dan kemudian ditawan karena berteriak “My name is Khan and I’m not a terrorist.”

Setelah melewati proses yang panjang dengan dibantu oleh mahasiswa yang menjadi reporter, Rizvan dinyatakan tidak bersalah. Selagi ingin meneruskan untuk bertemu presiden, dia melihat berita bahwa di Georgia terjadi banjir. Rizvan kembali ke sana untuk menolong Mama Jenny. Para korban banjir tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Dan mereka semua mengungsi pada satu gereja yang masih dapat terselamatkan oleh amukan banjir. Usaha dia untuk menolong mendapat sorotan dari media dan membuat umat muslim di Amerika untuk memberi bantuan. Dalam hal ini tergambarkan bahwa umat muslim memiliki hati yang tulus untuk membantu walaupun mereka berbeda agama. Umat muslim di Amerika pun mulai percaya diri kembali dan bangga untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang muslim di depan publik. Terlihat adik ipar Rizvan yang merupakan seorang dosen sudah memakai jilbab lagi waktu mengajar.

Secara umum, film ini menceritakan tentang kisah cinta Rizvan terhadap Mandira, kehidupan Islam di Amerika, dan kehidupan seorang penderita sindrom asperger. Tidak seperti film Bollywood kebanyakan, My Name is Khan tidak menampilkan adegan lari-lari di pohon sambil berputar dan bernyanyi-nyanyi, namun lagu India tetap saja diperdengarkan walaupun hanya sebagai backsound. Ada sedihnya, ada lucunya, pokoknya sangat mempermainkan emosi penonton dah. Salah satu film yang wajib ditonton di bulan Februari ini. Apalagi pemerannya Shahrukh Khan dan Kajol, pasangan pemain film Bollywood yang telah sukses di film-film sebelumnya..๐Ÿ˜€

Oiya, di ending cerita, Rizvan tidak bertemu dengan Bush, namun dia bertemu dengan presiden Amerika yang baru, yaitu Obama. Obama mengatakan, “Your name is Khan and you are not a terrorist.”

Cast: Shahrukh Khan, Kajol
Distributed by Fox Searchlight Pictures

3 responses

  1. nais, tapi berat ceritanya
    3 idiots aja blom ditonton. nunggu dvdrip lah๐Ÿ˜€

    February 19, 2010 at 00:01

    • haha.. masa sampe ketagihan nonton india sih?
      gamau sering2 nonton ahh.. pilem2 tertentu aja…๐Ÿ˜›

      February 19, 2010 at 00:06

  2. wohoho, blm ntn๐Ÿ˜€

    February 19, 2010 at 14:33

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s