Dunia akan Penuh Makna jika Anggi Menulis untuk Kalian

Latest

No way out?

Semuanya belum selesai, masih ada cara..

Mungkin itu adalah kata-kata penyemangat buat diri saya sekarang. Sekian.. :D

Mendung Telah Tiba

Udah lama gak posting blog. Diisi gambar dulu aja..

Facebook Timeline

Setelah dipikir-pikir, ternyata cover photo di Timeline Facebook saya sebelumnya terlalu vulgar untuk dipasang. Apalagi kalo dilihat oleh orang yang belum mengaktifkan fitur timeline. Akhirnya saya pun mengganti gambar berposisi ngangkang itu dengan latar Learning Center IT Telkom. Ciye ciyeee sok cinta kampus banget dah.. :|

Untuk yang belum tau apa itu Timeline, silahkan lihat di sini atau silahkan googling sendiri. Saya tidak sempat mau menjelaskan karena cepat ataupun lambat, anda akan menikmatinya juga.. :p

One Year Later…

Akhirnya saya memiliki kesempatan untuk menggunakan paspor yang sebelumnya sudah saya miliki namun belum dipake sekalipun. Tepat setahun dari sekarang Insya Allah kalo nggak ada halangan saya akan ke KL!! Yah, setidaknya itu agenda terdekat saya untuk ke luar negeri. Gak tau kalo dalam waktu kurang dari setahun ini ada rejeki nomplok buat jalan-jalan. Hihi..

Pembelian tiket melancong ini sebenarnya tidak terencana. Semua serba mendadak tanpa pikir panjang dikarenakan ada promo dari AirAsia. Saya dan teman saya, Isa, langsung aja menentukan tanggal baik yang kebetulan adalah setahun dari sekarang. Dan kendala ada di pembayaran. Kita tidak punya yang namanya cedit card ataupun klik BCA. Jeng jeng jeng!!!

Masalah pembayaran akan diusahakan oleh Isa. Selagi dia mencari temen yang bisa bantu buat bayar, saya membooking kursi dulu. Pembayaran bisa dilakukan selama waktu 2 jam sejak booking. Dan akhirnya dapet lah pinjeman klik BCA dari temen kantor Isa. Yeah, terbayar sudah setelah harus bersabar menghadapi kelemotan web untuk booking dan bayar. Kita berdua kena Rp 550.000 untuk PP Jakarta-KL-Jakarta.

Ga sabar buat tahun depan… :D

Cara Menghilangkan Tattoo pada Tubuh Anda

Terkadang kita musti berpikir panjang saat hendak memutuskan untuk memiliki tato pada bagian tubuh tertentu. Entah itu pertimbangan norma budaya ataupun dari sudut pandang agama. Untuk yang mau coba-coba biasanya bisa memakai tato temporer. Ada juga yang memang sudah bulat niatnya untuk memiliki tato yang permanen. Namun tidak sedikit dari mereka yang memiliki tato permanen menyesal dengan kehadiran gambar pada kulitnya. Pasti ada rasa untuk menghilangkannya untuk selamanya.

Berikut akan saya berikan tips untuk menghilangkan tato permanen. Tips ini saya dapatkan dari guru SMA saya sewaktu kelas 1.

Langkah pertama yang harus dipersiapkan adalah tape. Anda bisa menggunakan tape yang terbuat dari singkong ataupun ketan. Tergantung selera.

Cuci bersih kulit yang hendak dihilangkan tatonya dengan menggunakan sabun biasa. Kemudian keringkan dengan handuk.

Setelah kering, tempelkan tape pada kulit Anda. Tunggu beberapa saat. Tato anda pun hilang hanya dengan bantuan tape!!

Sebenarnya tidak ada yang aneh dengan kandungan pada tape ini. Jika anda ingin memiliki tato kembali, tape yang menempel bisa langsung dilepas. Tato pun akan terlihat lagi. #eaaa #ditimpukwarga

I’m Getting Older

Hari ini merupakan hari yang telah membuat saya menjadi makin tua. Banyak hal yang perlu direnungkan dalam proses pertambahan umur ini. Evaluasi diri mengenai apa aja yang sudah saya lakukan selama ini. Apakah semua sudah mencapai target? Hahaha.. Pastinya kalo target yang tercapai ada lah. Namun ada juga yang masih missing dan masih dalam proses. :P Jadi teringat perkataan sahabat saya yang selalu bilang selamat mengingat usia..

Ulang tahun kali ini bertepatan dengan tanggal 10 Ramadhan 1432 H. Dan saya sedang berada di Bandung. Sendirian. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang selalu berada di samping keluarga. Kecuali tahun lalu sih, ada di Bandung juga tapi nggak sendirian. :P
Dan bisa dibilang tahun ini merupakan tahun terhambar yang pernah saya miliki. Nggak lebay sih, emang kenyataannya sedang bergulat dengan berbagai pergolakan batin.

Sepinya tahun ini saya sengaja untuk menjadikannya makin sepi. Niat baik orang-orang yang hendak mengucapkan selamat melalui Facebook sengaja saya tutup alias mendisable wallpost dari teman. Semua orang tau, Facebook masih menjadi media paling umum untuk mengucapkan ulang tahun. Saya berterimakasih kepada teman-teman yang hendak mengucapkan selamat dan memberi doa kepada saya namun gagal melakukan niat baiknya. Saya yakin pasti tidak sedikit yang kecewa. Hohoho pede amat… Walaupun demikian, ada juga yang tidak pantang menyerah untuk mencari media lain dalam menyampaikannya.

Sekali lagi, saya mengucapkan terimakasih atas semua ucapan yang sudah diberikan. Semoga doa-doa terbaik kalian didengar oleh Allah. Amin. Terimakasih juga untuk orang-orang spesial yang telah mengucapkan dalam bentuk yang spesial pula. You mean a lot to me.

Alhamdulillah saya masih bisa bernapas detik ini.. :)

Persamaan Tugas Akhir dengan Pacar

Skripsi atau tugas akhir atau istilah kerennya buat kuping saya disebut TA ternyata bisa dianalogikan sebagai pasangan hidup seseorang. Gimana ceritanya, mohon simak baik-baik tulisan saya ini.

Di saat seseorang tertarik dengan lawan jenisnya, maka dia akan menyatakan cinta kepada kecengannya. Sama aja dengan TA, kalo kita dengan suatu judul atau topik, kita dapat melakukan seminar TA. Yah, nembak itu bisa diterima atau ditolak. Begitu juga dengan hasil seminar, bisa lulus atau tidak lulus.

Kalau kecengan sudah menerima cinta, berlangsung lah proses pacaran itu. Dan dengan serius hubungan musti dijalin untuk sama-sama tau perasaan dan keinginan masing-masing. TA pun harus dikerjakan dengan serius, ini demi masa depan yang cerah. Ada kalanya juga hadir masa-masa untuk marahan, akhirnya TA pun terbengkalai.

Setelah dirasa hubungan perlu diteruskan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan pertimbangan yang matang seseorang bisa melakukan pernikahan. Akad dapat dilangsungkan dengan menghadirkan rukun nikah berupa calon pengantin, wali dari pihak perempuan, dua orang saksi, dan ijab qabul. Jika dirasa sudah siap untuk menjalin hubungan lebih serius dengan TA, segeralah mendaftar sidang ke KUA admin jurusan. Dalam sidang nanti akan ada orang yang akan sidang, pembimbing, penguji, presentasi beserta demo hasil TA, dan penonton (optional). Mas kawin kudu sempurna, yaitu berupa buku TA. Setelah sidang lulus, status akan berubah menjadi sarjana.

Dengan dilangsungkannya akad nikah, maka hubungan suami istri sudah resmi. Mau diadakan resepsi sebenarnya terserah. Namun resepsi biasanya dilakukan untuk mewujudkan rasa syukur sekaligus memberitahu kepada masyarakat bahwa telah terbentuk keluarga baru. Sama halnya dengan wisuda, kegiatan ini dianggap sebagai suatu bentuk seremonial untuk mengungkapkan kelulusan mahasiswa.

Rasa cinta dalam kehidupan berumah tangga harus dipupuk supaya terbentuk keluarga yang harmonis. Suami dan istri sama-sama saling melengkapi dalam kehidupan berumah tangga. Nah di sini nih letak perbedaannya dengan TA. Siapa sih yang mau betah hidup dengan TA? Bercerai dengannya merupakan suatu bentuk kegembiraan yang tak ternilai rasanya… :P

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 331 other followers